Prinsip dasar desain

Halo ketemu lagi guys kali ini kita bakal ngebahas tentang apa aja “prinsip dasar dalam mendesain”

Kalo bagi kita yang bukan pelajar atau kuliah di jurusan desain pasti hal ini jadi suatu yang gak pernah bener bener kita tahu sebelumnya. Padahal ini penting banget buat kalian nentuin style apa yang bagus untuk karya kalian loh.

Yang pastinya supaya ada nilai estetika dan keindahan sendiri yang terkandung didalam suatu desain. Langsung aja berikut ini adalah penjabaran nya seputar prinsip dasar desain yang harus kalian terapin ke dalam desain kalian

1. Basic elmen

Basic elmen disini berarti elmen elmen atau bentuk bentuk dasar kamu bisa menggunakan bentuk bentuk geomentri seperti: segitiga, persegi, poligon, setengah lingkaran

2. Warna

Warna adalah suatu hal yang menyangkut bagaimana audience mengerti cara pandangmu tentang suatu desain. Contoh sederhananya saja ketika kamu mengembil warna merah psikologi warna yang akan didapat dalam suatu desain mengandung unsur keberanian, gairah, energi dan gembira.

Warna merah juga termasuk warna panas jadi ketika kamu memilih warna ini usahakan dampingkan dengan warna dingin yang udah pernah saya bahas tentang warna panas dan warna dingin. (Bisa diklik aja tulisan yang warna biru)

3. Layout

Layout sederhana nya adalah susunan tata letak suatu desain sehingga enak untuk dilihat.

Jika layout yang kamu gunakan sudah terlihat rapih dan harmonis terkesan tidak berntakan maka bisa disimpulkan desain yang kamu buat sudah bagus

4. Typografi

Tidak bisa dipunggiri penggunaan typografi masih hal yang sulit untuk diperkirakan. Dengan rumus golden ratio dibawah ini kalian akan lebih mudah menentukan typografi apa yang cocok untuk desain kamu

Contoh: (23) besar ukuran font kemudian tulis ×1.618 (rumus golden ratio)

23×1.618

Maka yang keluar adalah ukuran font yang besar nya sesuai untuk typografi selanjutnya

Beda usia, beda juga penggunaan font

Misalnya desain kalian diperuntukan untuk para orang tua yang kisaran umurnya adalah 50-60 tahun. Maka font haruslah dibuat secara tegas jangan ada font serif atau font nya bercabang.

Hindari juga penggunaan font caligrafi atau font yang sangat kecil karna ini dapat menyulitkan untuk mereka membaca tulisan tersebut. Begitupula sebaliknya jika desain yang kalian buat untuk para ABG maka buatlah font yang berjenis serif dan caligrafi buatlah kesan lebih santai dan jangan terlalu formal.

Yang dimaksud font sans serif adalah font tanpa kait atau cabang.

Sedangkan font serif adalah font nya bercabang

Sederhananya serif : bercabang

Sans : tidak

Tadi adalah bagaimana prinsip prinsip dalam mendesain. Sekarang jangan bingung lagi untuk mendesain karya kamu.

Tetap semangat dan produktiv

Terimakasih

Published by creativdesign

Belajar tentang desain dan seputar dunia desain komunikasi visual

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started